Valuasi Nusantara
Portal Keuangan & Penilaian
BI-Rate5,75%19 Agu 2026
SBN 10 tahun7,14%16 Sep 2026
ERP Indonesia6,69%Jan 2026
Inflasi (yoy)3,19%1 Sep 2026
IHSG6.43616 Sep 2026
USD/IDR17.89130 Sep 2026
HBA batu baraUSD 123,5415 Sep 2026
Harga ref. CPOUSD 1.007,511 Sep 2026

Kajian harga tanah

Harga Tanah Denpasar, Kota di Jantung Bali

Denpasar memasuki periode kajian ini dari titik paling rendah di antara kota-kota dalam seri: pada Agustus 2021, pariwisata Bali praktis berhenti dan pasar tanah nyaris beku. Lima tahun kemudian, tanah di koridor jalan utamanya naik rata-rata 51% secara nominal, setara pertumbuhan majemuk ±8,5% per tahun — persentase yang terlihat moderat, padahal terjadi di kota dengan harga tanah tertinggi dalam

Terbit 17 September 2026Sekitar 11 menit baca2.341 kataPenulis Redaksi Valuasi Nusantara

Ringkasan eksekutif

Denpasar memasuki periode kajian ini dari titik paling rendah di antara kota-kota dalam seri: pada Agustus 2021, pariwisata Bali praktis berhenti dan pasar tanah nyaris beku. Lima tahun kemudian, tanah di koridor jalan utamanya naik rata-rata 51% secara nominal, setara pertumbuhan majemuk ±8,5% per tahun — persentase yang terlihat moderat, padahal terjadi di kota dengan harga tanah tertinggi dalam seri ini, di mana satu are di koridor prima sudah menembus Rp2,5–2,8 miliar.

Temuan utama kajian ini:

  • Zonasi menentukan segalanya. Di Denpasar, selisih harga antara zona perdagangan dan jasa dengan zona kuning (permukiman) bisa mencapai dua kali lipat pada jalan yang sama. Kavling di Bypass Sanur dengan zona perdagangan ditawarkan Rp28 juta/m², sementara persil permukiman di Renon berada di kisaran Rp15–18 juta/m².
  • Pemulihan pariwisata adalah mesin utamanya. Setelah nyaris nol pada 2021, kenaikan melonjak ke 11,3% per tahun pada 2022–2023 ketika penerbangan internasional kembali dan permintaan vila, kos, serta ruang usaha meledak.
  • Satuan pasar di Bali adalah are, bukan meter. Koridor prima diperdagangkan Rp1,5–2,8 miliar per are. Angka ini penting saat membandingkan dengan kota lain: Rp2,5 miliar per are setara Rp25 juta per m².
  • 2025–2026 melandai. Kenaikan turun ke 6,8–8,5% per tahun. Ekonomi Kota Denpasar sendiri tumbuh 6,11% pada 2025, namun sektor real estat hanya 4,32% — di bawah konstruksi (6,57%) dan akomodasi makan minum (9,45%).

Empat kecamatan dan koridor pesisir timur

Kota Denpasar terdiri atas empat kecamatan: Denpasar Selatan, Timur, Barat, dan Utara. Nilai tertinggi terkonsentrasi di dua kawasan — koridor Bypass Ngurah Rai–Sanur di timur, yang menggabungkan fungsi wisata, kesehatan internasional, dan perdagangan; serta segitiga Renon–Teuku Umar–Diponegoro di tengah, pusat pemerintahan, perkantoran, dan ritel. Permukiman meluas ke utara (Peguyangan, Ubung) dan selatan (Pedungan, Sidakarya), sementara permintaan yang tidak tertampung mengalir ke Badung dan Gianyar.

Gambar 1. Peta skematis sebaran estimasi harga tanah Agustus 2026. Gelembung = koridor muka jalan (kode sesuai Tabel 2); kotak = tanah lingkungan per kelurahan/desa, angka dalam Rp juta/m², skala warna logaritmik. Garis pantai, batas kecamatan, dan jalan digambar ulang secara skematis — bukan peta kadastral, peta ITR, atau ZNT resmi.

Dari pariwisata beku ke pasar paling mahal

Perjalanan harga tanah Denpasar 2021–2026 mengikuti tiga babak: kebekuan (2021), lonjakan pemulihan (2022–2024), dan pelandaian (2025–2026). Linimasa berikut merangkum peristiwa yang paling berpengaruh.

Pariwisata berhenti 2021 Penerbangan internasional ke Bali praktis nol dan ribuan usaha tutup. Beberapa pemilik melepas aset dengan diskon; harga tanah stagnan dan transaksi sangat sedikit. Kenaikan hanya ±5%.

Bali dibuka kembali 2022 Pembukaan penerbangan internasional dan penyelenggaraan KTT G20 di Bali memulihkan kepercayaan pasar. Permintaan vila, kos, dan ruang usaha melonjak; kenaikan rata-rata ±11,3%.

Gelombang pembeli baru 2023 Arus pendatang jangka panjang dan investor dari luar Bali mendorong harga di Sanur, Renon, dan koridor Bypass. Kenaikan tetap ±11,3%.

Konsolidasi 2024 Harga di koridor prima mencapai level yang menyulitkan pembeli lokal; permintaan hunian menyebar ke Badung utara, Gianyar, dan pinggiran Denpasar. Kenaikan ±8,5%.

Ekonomi tumbuh, properti melandai 2025 PDRB Kota Denpasar tumbuh 6,11% menjadi Rp40,32 triliun. Namun sektor real estat hanya tumbuh 4,32%, jauh di bawah akomodasi dan makan minum (9,45%) serta administrasi pemerintahan (10,98%).

Selektif 2026 Pasar tetap likuid untuk persil kecil di lokasi prima, tetapi lahan besar bergerak lambat. Kenaikan tahunan ±6,8%.

Faktor struktural yang bekerja sepanjang periode

Empat gaya menopang harga: pariwisata internasional yang menjadikan Bali pasar properti dengan permintaan lintas negara; status ibu kota provinsi dengan perkantoran, perbankan, dan pusat layanan; layanan kesehatan dan pendidikan berskala internasional di Sanur dan Renon; serta keterbatasan lahan di kota seluas sekitar 128 km² yang sudah hampir sepenuhnya terbangun.

Penahannya khas Bali: aturan tata ruang dan ketinggian bangunan yang ketat, keberadaan tanah adat dan tanah desa pakraman yang tidak bebas diperjualbelikan, kemacetan di koridor inti, serta keterjangkauan yang makin berat bagi penduduk lokal sehingga permintaan hunian bergeser ke Badung dan Gianyar.

Catatan untuk penilai

Di Bali, satuan pasar adalah are (1 are = 100 m²) dan zona ITR adalah variabel penentu. Contoh 2026: persil di Jl. Raya Puputan Renon dengan zona perdagangan dan jasa ditawarkan Rp2,5 miliar per are (Rp25 juta/m²); kavling di Bypass Sanur dengan zona serupa Rp28 juta/m²; persil elite di Tukad Gangga Rp2 miliar per are; sementara persil zona kuning di Tukad Badung Rp1,5 miliar per are dan di Panjer Rp765 juta per are. Periksa selalu: zona ITR, lebar muka, lebar akses jalan, status tanah (SHM, hak adat, atau tanah desa), serta apakah harga yang diiklankan sudah memuat bangunan lama.

Kurva harga per kelas jalan

Grafik indeks menyamakan titik awal semua koridor pada angka 100 (Agustus 2021). Ketiga kelas jalan bergerak berdekatan — ciri pasar matang di kota kecil yang padat. Jalan kota sedikit unggul karena memuat koridor hunian selatan yang basis harganya lebih rendah. Tanah lingkungan tumbuh paling lambat, sekitar 7,4% per tahun.

Gambar 2. Indeks rata-rata harga tanah per kelas jalan dan tanah lingkungan, Agustus 2021 = 100. *Agustus 2026 merupakan estimasi.

Gambar 3. Lintasan harga sembilan koridor terpilih, Rp juta/m² tanah pekarangan muka jalan.

Membaca angka pertumbuhan

Tabel berikut merangkum kenaikan rata-rata tahunan seluruh koridor. Denpasar adalah satu-satunya kota dalam seri ini yang 2022 terlihat jauh lebih kuat daripada 2021 — bukan karena proyek infrastruktur, melainkan karena pembukaan kembali pariwisata setelah kebekuan total.

Denpasar termasuk kota sampel Survei Harga Properti Residensial Bank Indonesia. Indikator BPS memberi konteks penting: ekonomi Kota Denpasar tumbuh 6,11% pada 2025 dengan PDRB harga konstan naik dari Rp38 triliun menjadi Rp40,32 triliun; namun sektor real estat hanya tumbuh 4,32%, sedangkan penyediaan akomodasi dan makan minum melesat 9,45% dan administrasi pemerintahan 10,98%. Artinya, mesin ekonomi kota sudah pulih penuh, tetapi nilai tambah sektor properti tidak lagi tumbuh secepat 2022–2023 — sejalan dengan pelandaian harga tanah yang terlihat pada tabel di atas.

Gambar 4. Pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) per koridor, Gambar 5. Tanah lingkungan per kelurahan/desa, Agustus 2021 vs 2021–2026. Agustus 2026.

Tabel perkembangan harga per koridor

Tabel 1 menyajikan estimasi harga tanah pekarangan di muka jalan untuk setiap koridor pada Agustus tiap tahun. Angka tahun-tahun sebelumnya disusun mundur dari estimasi 2026 dengan pola pertumbuhan tahunan yang mencerminkan kebekuan 2021 dan lonjakan pemulihan pariwisata sesudahnya.

Agu

KodeKoridor / segmenKelas202120222023202420252026*CAGR
N1Jl. Bypass Ngurah Rai · Sanur – SuwungNasional20,021,023,325,928,130,08,4%
N2Jl. Gatot Subroto · Timur – Barat (ring utara)Nasional12,012,614,015,616,918,08,4%
N3Jl. Gunung Agung – Cokroaminoto · Barat – UbungNasional11,011,512,714,015,116,07,8%
N4Jl. Imam Bonjol · Barat – arah KutaNasional11,512,113,314,816,017,08,1%
N5Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra · Tohpati – arah GianyarNasional7,57,99,010,111,112,09,9%
N6Jl. Mahendradatta · Ring baratNasional9,510,011,012,213,214,08,1%
P1Jl. Raya Puputan – Renon · Perkantoran & jasaProvinsi17,017,819,721,823,525,08,0%
P2Jl. Teuku Umar · Pusat perdagangan baratProvinsi15,015,717,319,220,722,08,0%
P3Jl. Danau Tamblingan – Sanur · Kawasan wisata pesisirProvinsi17,017,920,022,324,326,08,9%
P4Jl. Hayam Wuruk · Denpasar TimurProvinsi11,512,113,314,816,017,08,1%
K1Jl. Tukad Badung – Tukad Gangga · Renon eliteKota12,012,614,015,616,918,08,4%
K2Jl. Diponegoro – Teuku Umar Barat · Ritel & pertokoanKota13,514,215,717,418,820,08,2%
K3Jl. Tukad Balian – Sidakarya · Hunian selatanKota5,86,16,97,78,49,09,2%
K4Jl. Ahmad Yani Utara – Peguyangan · Hunian utaraKota7,27,68,59,410,311,08,8%
K5Jl. Pulau Moyo – Pedungan · Hunian & usaha selatanKota5,05,36,06,87,48,09,9%

Tabel 1. Estimasi harga tanah pekarangan muka jalan, Rp juta/m², posisi Agustus tiap tahun (Rp 1 juta/m² = Rp 100 juta/are). CAGR = pertumbuhan majemuk tahunan Agu 2021–Agu 2026. Garis warna di kiri: merah = jalan nasional, kuning = provinsi, biru = jalan kota. *Estimasi.

Mengapa "jalan kota", bukan jalan kabupaten?

Denpasar berstatus kota otonom, sehingga jaringan jalan lokalnya ditetapkan sebagai jalan kota oleh Wali Kota — padanan jalan kabupaten di wilayah kabupaten. Jl. Bypass Ngurah Rai dan poros Denpasar–Gianyar berfungsi sebagai jalan nasional, sementara sejumlah ruas penghubung antarwilayah berstatus jalan provinsi. Status ruas dalam kajian ini bersifat indikatif dan perlu diverifikasi pada keputusan penetapan status ruas jalan terbaru dari Kementerian PU, Gubernur Bali, dan Wali Kota Denpasar.

Estimasi nilai per jalan utama

Estimasi berlaku untuk bidang tanah pekarangan SHM, luas 200–600 m² (2–6 are), lebar muka 10–15 m, tanah matang siap bangun, bebas banjir, dan rata dengan jalan. Rentang menangkap variasi di sepanjang segmen serta perbedaan zona: batas atas mencerminkan persil zona perdagangan dan jasa dengan lebar muka besar; batas bawah mencerminkan persil zona permukiman di bagian segmen yang lebih tenang.

Gambar 6. Rentang dan titik tengah estimasi Agustus 2026 dibanding posisi Agustus 2021.

Cara membaca rentang

Rentang terlebar ada di Jl. Bypass Ngurah Rai (Rp22–45 juta/m²) dan Jl. Danau Tamblingan Sanur (Rp19–40 juta/m²). Di kedua koridor itu, perbedaan zona ITR dan lebar muka lebih menentukan daripada jarak: persil zona perdagangan dan jasa dengan muka 20 meter bisa dua kali lipat harga persil permukiman di belakangnya. Titik tengah sebaiknya dipakai sebagai nilai awal, lalu disesuaikan dengan karakter persil dan zonanya (lihat Tabel 4).

Tabel estimasi Agustus 2026 per koridor

Titik

tengah

Jl. Bypass Ngurah Rai Koridor perdagangan & jasa, akses

bandara Selatan

Jl. Gatot Subroto

Denpasar Utara

Jl. Imam Bonjol

Barat – arah Kuta · Kec. Denpasar Barat

Jl. Gunung Agung – Cokroaminoto Jalur Ubung, perdagangan &

Barat – Ubung · Kec. Denpasar Barat terminal

Jl. Mahendradatta

Ring barat · Kec. Denpasar Barat

Jl. Prof. Dr. Ida Bagus Mantra

Timur

Jl. Danau Tamblingan – Sanur

Selatan

Jl. Raya Puputan – Renon Pusat pemerintahan, perkantoran &

jasa Selatan

Jl. Teuku Umar

Denpasar Barat

Jl. Hayam Wuruk

Denpasar Timur · Kec. Denpasar Timur

Jl. Diponegoro – Teuku Umar Barat

Ritel & pertokoan · Kec. Denpasar Barat

Jl. Tukad Badung – Tukad Gangga

Renon elite · Kec. Denpasar Selatan

Jl. Ahmad Yani Utara – Peguyangan

Hunian utara · Kec. Denpasar Utara

Jl. Tukad Balian – Sidakarya

Hunian selatan · Kec. Denpasar Selatan

Jl. Pulau Moyo – Pedungan

Denpasar Selatan

Tabel 2. Estimasi nilai pasar indikatif tanah pekarangan muka jalan per Agustus 2026, Rp juta/m². Untuk satuan lokal: Rp 10 juta/m² = Rp 1 miliar per are. Status jalan bersifat indikatif.

Dari muka jalan ke gang dan banjar

Tabel 3 memberikan estimasi tanah lingkungan per kelurahan dan desa beserta rasio terhadap koridor terdekat. Rasio di Denpasar berkisar 1,2–2,6 kali. Yang membedakan kota ini: bahkan tanah di gang pun bernilai tinggi — Sanur Rp13 juta/m² dan Renon–Panjer Rp10,5 juta/m² di bagian dalam, setara atau lebih mahal daripada koridor utama di sebagian besar kota lain dalam seri ini.

Agu

2026*

Denpasar

Selatan

Denpasar

Selatan

Dauh Puri /

Denpasar

Selatan

Denpasar

Selatan

Denpasar

Selatan

Tabel 3. Estimasi tanah lingkungan (akses mobil, jalan 4–6 m), Rp juta/m². Rasio = titik tengah koridor acuan ÷ tanah lingkungan.

Panduan penyesuaian cepat

Zona ITR perdagangan dan jasa (bukan kuning)+20% s.d. +50%
Posisi sudut (hook) dengan dua akses+10% s.d. +20%
Lebar muka < 8 m atau bentuk tidak beraturan−10% s.d. −25%
Akses gang < 4 m / tidak bisa dua mobil−25% s.d. −45%
Lahan luas > 20 are (diskon ukuran)−10% s.d. −25%

Masih berisi bangunan lama yang harus dibongkar −5% s.d. −15%

Tanah adat / tanah desa pakraman tidak sebanding — kaji terpisah

Tabel 4. Rentang penyesuaian indikatif terhadap objek standar. Besaran akhir harus didukung data pembanding di lokasi dan pemeriksaan zona ITR.

Prospek 12 bulan ke depan

Koridor Bypass Ngurah Rai–Sanur dan Ida Bagus Mantra menuju Gianyar berpeluang tetap tumbuh di atas rata-rata karena menampung pengembangan wisata, kesehatan, dan hunian baru. Kawasan inti Renon dan Teuku Umar diperkirakan bergerak mendekati laju inflasi karena harganya sudah sangat tinggi dan pasokan hampir nol. Skenario dasar kajian ini: kenaikan rata-rata 5–8% untuk Agustus 2027. Risiko ke bawah: kebijakan pembatasan pembangunan, pelemahan kunjungan wisatawan, dan keterjangkauan yang makin berat; risiko ke atas: kelanjutan arus pendatang jangka panjang dan investasi layanan kesehatan serta pendidikan internasional.

Bagaimana angka disusun

1. Objek standar Tanah pekarangan SHM, luas 2–6 are (200–600 m²), lebar muka 10–15 m, tanah matang siap bangun, bebas banjir, di dalam wilayah administrasi Kota Denpasar, tanpa bangunan.

2. Triangulasi data 2025–2026

Dua kelompok data utama dipakai: (a) harga penawaran tanah di portal properti dan agen (2025–2026), dikoreksi diskon negosiasi 5–15% — lebih kecil daripada kota lain karena pasar Denpasar likuid — serta dipisahkan menurut zona ITR; penawaran yang memuat bangunan lama dikurangi nilai bangunannya; (b) indikator BPS Kota Denpasar sebagai petunjuk arah ekonomi dan sektor properti.

3. Rekonstruksi 2021–2025

Harga tahun sebelumnya disusun mundur dari estimasi 2026 menggunakan pola pertumbuhan tahunan yang sama untuk seluruh koridor (bobot 12%–26%–26%–20%–16% dari total pertumbuhan logaritmik), mencerminkan kebekuan 2021 dan lonjakan pemulihan pariwisata. Pendekatan ini menghaluskan fluktuasi; kenyataannya tiap koridor bergerak tidak serempak.

4. Klasifikasi jalan dan zona

Status nasional, provinsi, dan kota ditulis sebagai indikasi umum. Zona yang disebut dalam kajian ini mengacu pada istilah pasar (zona kuning untuk permukiman, zona perdagangan dan jasa); untuk penilaian resmi gunakan Informasi Tata Ruang (ITR) yang berlaku.

5. Batasan

Tulisan ini adalah materi edukasi dan analisis pasar indikatif, bukan laporan penilaian menurut Standar Penilaian Indonesia (SPI) dan tidak boleh dipakai sebagai dasar transaksi, agunan, atau perpajakan. Nilai untuk tujuan tersebut memerlukan inspeksi lapangan dan penilaian oleh Penilai Publik/KJPP berizin.

Sumber rujukan

— 99.co, Rumah123, Lamudi, Dot Property, Trovit, dan Brighton: harga penawaran tanah per kawasan di Kota Denpasar, 2025–2026, termasuk Jl. Raya Puputan Renon (Rp25 juta/m²), Bypass Sanur (Rp28 juta/m²), Tukad Gangga (Rp2 miliar/are), dan Panjer (Rp765 juta/are).

— BPS melalui Databoks (Juli 2026): pertumbuhan ekonomi Kota Denpasar 2025 sebesar 6,11% dengan PDRB harga konstan Rp40,32 triliun; real estat 4,32%, konstruksi 6,57%, akomodasi dan makan minum 9,45%.

— Bank Indonesia: Survei Harga Properti Residensial — Denpasar termasuk kota sampel survei triwulanan.

Tentang Valuasi Nusantara

Portal edukasi penilaian di Indonesia: properti, bisnis, aktiva tak berwujud, sumber daya alam, dan penilaian untuk tujuan perpajakan. Data dan kertas kerja lain tersedia di Pusat Data valuasinusantara.com. Masukan dan koreksi data pasar dapat dikirim ke valuasinusantara@gmail.com.